Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Aku rindu aku terhadap kamu yang dulu

Aku rindu aku terhadap kamu yang dulu

10/06/2013 0
Hai, kamu!
Bagaimana keadaanmu?

Aku rindu aku terhadap kamu yang dulu
Yang masih dengan lugu memperhatikan mu dari jauh
Tersipuh malu saat berhasil bicara dengan mu

Aku rindu aku terhadap kamu yang dulu
Yang dengan canggung mendekati mu
yang jantung dan dirinya kau buat seolah membeku

Aku rindu aku terhadap kamu yang dulu
Yang masih dengan ragu menerjemahkan candaan mu
itu hanya candaan atau maksud hatimu

Aku rindu aku terhadap kamu yang dulu
yang berkali kali kau pergoki sedang memperhatikan mu
yang pula acap kali kau buat tersipu saat kau balas menatapku

aku rindu aku terhadap kamu yang dulu
yang sangat suka saat kau buka buku
yang dengan gemas memperhatikan bibirmu bergerak saat membaca bacaan mu itu

Sumpah aku selalu suka saat kamu begitu
Diam tertenduk, kadang lusuh
Dengan kerudung warna ungu, kau membisu
Ah aku malu, ketika kau akhirnya menatapku


Teruntuk Kamu
You’re My Idol

You’re My Idol

3/20/2013 0

Kamu tau kan, dibalik tatapan yang ku beri ke kamu selalu ada tatapan kagum disana?
Saat seperti itu, aku selalu tak habis pikir kenapa orang seperti kamu ada.
Kamu baik, sangat baik malah. Itu si yang menjadi alasan ku mengangumi mu
Kamu itu salah satu wanita muslimah paling yang pernah aku kenal

Kamu juga wanita yang bekerja di tempat khayalan ku dulu.
Kamu wanita yang mungkin terlalu sempurna untuk hanya dikatakan sempurna
Kamu wanita yang lebih dari cantik, kamu lebih dari itu
Kamu juga wanita yang tidak pernah ku jumpai sedang murung

Kamu selalu terlihat tersenyum, mungkin sikap mu yang murah senyumlah yang membuatnya
Tampaknya semua urat-urat wajahmu telah bersekong-kong membuat wajah khas Indonesia mu terlihat selalu bersahaja
Kamu adalah tipikal wanita yang akan sangat berkembang, kecuali jika kamu sudah bersuami
Menurutku kamu tipe wanita yang akan sangat menuruti kemauan suami mu bahkan jika itu membuatmu tak berkembang

Namun,
Akhir akhir ini aku jarang melihatmu, atau hanya aku saja yang pura-pura tak melihat ?
Aku tak begitu paham alasan apa yang membuat tuhan jadi seperti sekarang.
Iya, menjauhkanku dari orang yang selalu sukses membuatku berdecak kagum saat melihatnya

Hmm, ku harap ini bukanlah kemauan mu. Kemauan mu menjauh atau seolah tak terlihat.
Kamu entah apakah kamu sadar ataupun tidak kamu perlahan sudah mulai pudar,
Senyum khasmu tak seindah dulu, atau hanya aku, yang sudah berubah?
Kamu juga tak lagi sukses membuatku mengangumimu layaknya dulu,

Kamu juga tak lagi seperti dulu, atau hanya aku saja yang sudah tak seperti dulu?
Hmm, aku rindu senyum khas milikmu.
Apalagi saat itu, saat itu ….